Novel DEAR NATHAN COVER FILM Karya ERISCA FEBRIANI

Kategori: Buku Berkualitas | 281 Kali Dilihat
Novel DEAR NATHAN COVER FILM Karya ERISCA FEBRIANI Reviewed by Bursa Buku Berkualitas on . This Is Article About Novel DEAR NATHAN COVER FILM Karya ERISCA FEBRIANI

Jual Novel DEAR NATHAN COVER FILM Karya ERISCA FEBRIANI – Kamu udah punya novel KEREN ini belum? Kami jual novel DEAR NATHAN COVER FILM dari penerbit BEST MEDIA lho.. Berikut sinopsis novelnya : Berawal dari keterlambatan mengikuti upacara pertama di sekolah baru, Salma Alvira bertemu dengan seorang cowok yang membantunya… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga: Rp 99.000 Rp 90.000
Order via SMS

628986508779

Format SMS :Judul Buku#Alamat (Sertakan kecamatan dan kode pos)#Nama#No HP#Email
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
0.4 Kg
06-03-2017
header 728 x 90 3
Detail Produk "Novel DEAR NATHAN COVER FILM Karya ERISCA FEBRIANI"

Jual Novel DEAR NATHAN COVER FILM Karya ERISCA FEBRIANI –

Kamu udah punya novel KEREN ini belum? Kami jual novel DEAR NATHAN COVER FILM dari penerbit BEST MEDIA lho..

Berikut sinopsis novelnya :

Berawal dari keterlambatan mengikuti upacara pertama di sekolah baru, Salma Alvira bertemu dengan seorang cowok yang membantunya menelusup lewat gerbang samping. Selidik punya selidik, cowok itu ternyata bernama Nathan; murid nakal yang sering jadi bahan gosip anak satu sekolah.

Beberapa rangkaian kejadian pun terjadi, yang justru menghantarkan Salma untuk menjadi kian lebih dekat dengan Nathan. Dua kepribadian yang saling bertolak belakang, seperti langit dan bumi; yang tidak bisa bersatu tapi saling melengkapi.

Novel ini mengisahkan tentang masa indah putih abu-abu, persahabatan, pelajaran kehidupan, dan pentingnya untuk selalu menghargai perasaan.

 

REVIEW NOVEL DEAR NATHAN COVER FILM Karya ERISCA FEBRIANI

Awal mula saya menemukan cerita ini di Wattpad beberapa bulan lalu dan melihat viewersnya di Wattpad. Luar biasa, belum pernah saya menemukan cerita teen-fiction dengan antusiasme yang membludak dari para pembaca. Pertama kali saya tahu ada cerita dengan viewers terbanyak ada di My Lady tapi sungguh, semenjak itu saya fobia dengan viewers banyak namun ternyata kualitas cerita yang disungguhkan tidak sebanding. [Mohon maaf, bukan membanding-bandingkan, saya hanya ingin berkata jujur]. Entah kenapa waktu itu Dear Nathan muncul di daftar terpopuler, akhirnya dengan mengalahkan fobia saya, saya mulai membaca chapter pertama dan seketika saya akui “Cerita ini pantas mendapat viewers banyak.”

Kenapa? Karena dari sekalian banyak teen-fiction yang saya baca di wattpad, Dear Nathan mempunyai gaya kepenulisan yang rapi dan menarik, menggunakan gaya bahasa baku dicampur non baku, mengalir sebagaimana tutur kata remaja semestinya. Dan jujur saja, semenjak itu, Dear Nathan menjadi favorit saya di Wattpad. Tiap hari mengecek Wattpad, berharap ada update terbaru sampai akhirnya mendapat kabar bahwa naskah ini dibukukan. Sempat kecewa, tapi saya sangat berekspektasi tinggi dengan novel ini.

Menurut saya, banyak naskah di Wattpad yang ‘hanya mengandalkan viewers namun juga dibukukan’ dan Dear Nathan sangat layak naik cetak, bukan hanya mengandalkan viewers, tapi kualitas ceritanya sendiri.   Ada beberapa kelebihan dari cerita ini.

1. Penokohan yang Kuat. Karakter Nathan yang bad-boy dan sangat menghargai perempuan membuatnya mempunyai bagian tersendiri dalam hati setiap pembacanya [salah satunya saya:p]. Kemudian karakter Salma, sempat berpikir Salma akan seperti karakter cewek teenlit kebanyakan yang akan jatuh hati pada pesona Nathan. Tapi ternyata tidak, penulis konsisten membuat karakter Salma seperti gadis kaku nan polos, seperti karakter anak SMA kebanyakan dan disinilah keistimewaan Salma sehingga mengulik rasa penasaran Nathan untuk mengejarnya. Dan juga dengan karakter teman-teman Salma, gerombolan tukang rusuh yang menjadi humor segar dalam cerita. Karakter tiap tokoh sangat kuat dan punya ciri khas.

2. Gaya Bahasa. Dear Nathan memadukan bahasa baku dan non baku dalam tiap dialognya. Terlebih lagi penulis menyuguhkan diksi-diksi yang menyentuh hati.

3. Suasana Sekolah Realistis. Saya jarang sekali menemukan cerita remaja dengan penggambaran yang realistis, namun dalam cerita ini. Saya bisa merasakan diri saya ditarik ke atmosfir masa putih abu-abu. Dengan kenakalan anak SMA pada umumnya, nonton video *sensor*, menjaili teman-teman, ganti baju di kelas setelah olahraga dan sejuta kenakalan anak SMA lainnya. Dan entahlah, saya kira kelebihan cerita ini adalah “REALISTIS.” Apa adanya.

4. Amanat. Ada banyak amanat dan pelajaran dalam cerita Dear Nathan, tidak hanya sekadar cinta atau romansa picisan. Ada amanat yang bisa dipetik dalam ceritanya, tentang menghargai wanita, orangtua, pentingnya komunikasi antarkeluarga, kekompakan, persahabatan dan pentingnya untuk menghargai perasaan.

Novel ini menurut saya sangat pantas dijadikan bacaan remaja saat ini! Walaupun di novelnya ada beberapa typo tapi overall, saya tidak terganggu karena hanyut dalam adegan-demi-adegan dalam novel. Saya bahkan melihat satpam di Gramedia ikut baca Dear Nathan. Sewaktu saya tanya, “Pak, Bapak suka baca novel?” dan Bapak itu menjawab, “Iya Mbak, penasaran, abis banyak bener anak remaja yang beli, sampe anak saya aja mau ikutan beli.” Hahaha. Luar biasa! Harus diakui, Dear Nathan adalah debut yang menurut saya ‘fenomenal’.

Bukan berlebihan, tapi sewaktu saya membeli novelnya di Gramedia. Ada banyak anak-anak remaja, bahkan ibu-ibu yang mengerumuni tempat display novelnya. Amazing, right? Dear Nathan berhasil menjadi ‘gerbang’ bagi para remaja untuk mencintai sastra. Untuk membahas harga dan kualitas, menurut saya harga dan kualitas sebanding. Maksud saya, 520 lembar … tentu saja sebanding dengan tebal halaman serta kovernya berbeda dari berbagai novel yang saya temukan. Kovernya sangat tebal dan anti robek. Saya berharap Mbak Erisca mau menelurkan banyak karya-karya lain dan kembali membuat pembaca larut dalam euforia. Sekian review dari saya, semoga bermanfaat!

(Putri Mayang, Goodreads Indonesia)

=========================================

5 stars guys!!! Menakjubkan! Debut novel kak Erisca Febriani sukses! Novel ini benar-benar memenuhi seleraku, karena itu aku memberikan 5 bintang untuk novel ini. Kak Erisca benar-benar lihai dalam permainan kata dalam novel ini. Banyak kata-kata puitis yang menambah warna dalam novel ini.

Novel ini sarat akan amanat dan pembelajaran, karakter-karakternya digambarkan kuat sekali oleh kak Erisca Febriani. SALMA!! KAli ini sepertinya Salma menggambarkan aku sekali. Seorang cewek yang suka baca novel, belum pernah pacaran, serta anak rumahan. Kecuali aku tidak pernah dipedekatein cowok kayak Nathan. :-D

Pendapat orang beda-beda kan. Dear Nathan adalah novel bergenre contemporary. Saya sendiri merupakan gadis penyuka novel contemporary, dan sebelumnya saya pernah membaca novel contemporary karya Jenny Han yang memiliki seorang karakter bernama Lara Jean. Sifatnya hampir sama dengan Salma. Mereka sama-sama gadis polos dan lugu dan susah mengungapkan perasaan cinta (saya juga). Karena itu dari awal saya membaca saya sudah merasa koneksi yang kuat dengan sang tokoh. NATHAN!!! Bikin ngefly dan baper parah. Ditambah dengan bahasa saya-kamu yang digunakan Nathan. Bayangin aja seorang cowok masih bicara saya-kamu dan itu khusus ke kalian doang. Klepek klepek deh. Jarang-jarang kan, ada novel teen fiction yang menggunakan bahasa begini. Nathan & Salma. Mereka benar-benar saling melengkapi. Salma yang mencintai Nathan apa adanya dan Nathan yang benar-benar jatuh hati dan tertuju pada Salma serta terus berusaha mengejar. TOP!!!! Walaupun bagian awal masih sama seperti yang di wattpad. Buku ini tetap worth-to-read kok!!!! Karena endingnya itu djfjdisbudbfu

P.S. Kak Eris ditunggu karya-karya selanjutnya, ya! Dan kapan-kapan kalau mood buat EXTRA CHAPTER dong di wattpad untuk mengobati kerinduan penggemar DEAR NATHAN. Ini debut penulis indie yang fenomenal. LOVE KARYA KAK ERISCA <3<3

 
(Kim Hoijin, Goodreads Indonesia)  

============================================

Dear Nathan, kisah masa putih abu-abu yang sweet. Sangat sweet sampai kamu akan merasa kangen menjadi anak SMA lagi. Jadi remaja memang bagian hidup yang tak terlupakan. Masa-masa dimana kita mencari jati diri, begitu ingin bebas lepas, dan baru mengenal tentang cinta. Meskipun tema yang diusung memang sering kita jumpai, tapi karakter Nathan-lah yang jadi bagian paling apik di novel ini. Penulis berhasil menciptakan tokoh yang membuai pembaca. Bagaimana dia bersikap, tingkahnya, kejahilannya, dan terutama bagaimana cara Nathan saat bersama Salma – semua sangat menarik.

Nathan ini memang bad boy, tapi bukan playboy. Rasanya, jadi mulai berpikir, nggak semua bad boy adalah playboy. Dan, anak-anak nakal seperti Nathan harusnya bukan dimusuhi atau malah dilabeli ‘nakal’, karena selalu ada alasan yang membuat mereka tercipta sebagai anak nakal. Banyak yang salah dalam mengatasi anak-anak seperti ini. Makanya, anak nakal dimarahi bukannya membaik, tapi malah menjadi. Karakter Salma yang terasa lugu, manis, pintar, dan punya jiwa yang halus, memang tampak kontras dengan Nathan. Namun, karena kontras itulah jadi terasa semakin menarik. Aku suka cara Salma bersikap di depan Nathan. Keluguannya mengatasi cinta yang pertama kali menyambangi hatinya, membuat Salma jadi semakin manis dan pantas jadi sasaran kejaran Nathan

(Dian Putu, Goodreads Indonesia)

=========================================

Belanja Sambil Berbagi : Dengan membeli buku di BursaBukuBerkualitas berarti telah BERBAGI #BuatMerekaTersenyum, karena 10% laba usaha kami, disisihkan untuk kegiatan sosial komunitas Pecinta Anak Yatim & Doeafa Indonesia Tercinta Jazaakumullah… :)

 

header 728 x 90 3

Tags: , , , , ,