Novel SALAH ASUHAN Karya ABDOEL MOEIS

Kategori: Balai Pustaka » Novel Berkualitas » Tentang Cinta » Tentang Kehidupan | 353 Kali Dilihat
Novel SALAH ASUHAN Karya ABDOEL MOEIS Reviewed by Bursa Buku Berkualitas on . This Is Article About Novel SALAH ASUHAN Karya ABDOEL MOEIS

Jual Novel SALAH ASUHAN Karya ABDOEL MOEIS – Kamu udah punya novel KEREN ini belum? Kami jual novel SALAH ASUHAN  dari penerbit BALAI PUSTAKA lho.. Berikut sinopsis novelnya : Secara tematik, novel Salah Asuhan telah mengalami pergeseran dari novel-novel pendahulunya. Abdoel Moeis, penulinya, tak lagi mempermasahkan persoalan adat, tetapi ia… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 83.000
Order via SMS

628986508779

Format SMS :Judul Buku#Alamat (Sertakan kecamatan dan kode pos)#Nama#No HP#Email
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU : #salahasuhan
Stok Tersedia
0.4 Kg
26-01-2017
header 728 x 90 3
Detail Produk "Novel SALAH ASUHAN Karya ABDOEL MOEIS"

Jual Novel SALAH ASUHAN Karya ABDOEL MOEIS –

Kamu udah punya novel KEREN ini belum? Kami jual novel SALAH ASUHAN  dari penerbit BALAI PUSTAKA lho..

Berikut sinopsis novelnya :

Sinopsis Novel SALAH ASUHAN Karya ABDOEL MOEIS

Sinopsis Novel SALAH ASUHAN Karya ABDOEL MOEIS

Secara tematik, novel Salah Asuhan telah mengalami pergeseran dari novel-novel pendahulunya. Abdoel Moeis, penulinya, tak lagi mempermasahkan persoalan adat, tetapi ia menyuguhkan masalah yang lebih besar dari itu: kawin campur antarbangsa

– Helvy Tiana Rosa, anggota Majelis Sastra Asia Tenggara

Secara tematik, novel Salah Asuhan telah mengalami pergeseran dari novel-novel pendahulunya. Abdoel Moeis, penulinya, tak lagi mempermasahkan persoalan adat, tetapi ia menyuguhkan masalah yang lebih besar dari itu: kawin campur antarbangsa – Helvy Tiana Rosa, anggota Majelis Sastra Asia Tenggara

Salah Asuhan adalah tonggak sastra kontemporer pada zamannya,. salah satu sastra terbaik Indonesia . Ia memiliki tema aneh , dan barangkali dianggap lancang pada saat itu. Bagaimana mungkin seorang Hanafi yang hanya pribumi , yang notabene adalah kelas rendah untuk padangam “kelas” yang diterapkan Hindia Belanda.bisa mencintai dan menikah dengan perempuan belanda?Pertentangan pertentangan psikologis ,pertentangan keyakinan , dimana nilai agama dan nilai2 tradisi menjadi persoalan serius (yanh membuat tokoh Hanafi dianggap menyimpang) , dengan akhir kehidupan tragis yang dialami setiap.tokohnya, menjadikan novel ini terasa getir dan memilukan.

 

REVIEW NOVEL SALAH ASUHAN Karya ABDOEL MOEIS

Salah satu novel karya sastrawan pelopor angkatan Balai Pustaka. Menggambarkan kisah seorang anak yang sempat durhaka kepada ibunya demi mengejar cinta dan materi. Cinta kepada gadis belanda dan ambisi menjadi orang kaya membuatnya lupa kepada adatnya. Sifat yang hadir karena sejak kecil ia sudah ‘diasuh’ oleh Belanda.

Bahkan masyarakatnya pun sudah menganggapnya ‘menjadi Eropa’ karena tindakannya sehingga tidak boleh dikuburkan di desanya.

Salah satu novel lama yang dicetak belasan kali hingga kii selain Salah Pilih dan Siti Nurbaya.

(Biruhati Syaheed, Goodreads Indonesia)

=========================================

Buku yang ditulis pada tahun 1928 ini menceritakan tentang tragedi Hanafi, seorang Minangkabau yang jatuh cinta kepada Corrie du Busee, peranakan Prancis-Minangkabau pada zaman kolonial. Hanafi yang menilai bahwa adat Timur yang dipegang oleh kaum pribumi sangat ketinggalan zaman dan tidak berpendidikan, menjalani hidupnya dengan pola pikir dan perilaku ke-Baratan. Sampai Hanafi sendiri sudah dianggap orang ‘Ulando’ (bahasa Minang untuk Belanda) oleh orang kampungnya.

Plot yang disajikan sangatlah sederhana, namun berisi. Abdoel Moeis mampu menunjukan kelemahan baik adat Timur yang dipegang oleh kaum Minang dengan adat Barat yang menjadi pedoman hidup bangsa Eropa di zaman kolonial. Seolah-olah penulis ingin mengatakan tidak ada adat tanpa cacat.

Hanafi yang sejak bersekolah sudah di-‘gadaikan’ oleh ibunya untuk dinikahkan dengan Rapiah, anak dari mamaknya, menolak dengan keras permintaan tersebut karena Rapiah yang merupakan orang ‘kampung totok’ tidak sederajat dengannya yang berpendidikan ala Eropa. Di satu sisi, Corrie yang menjadi dambaan hati Hanafi, merasa banyak halangan bagi mereka untuk bersatu karena bagi orang Eropa, Hanafi hanyalah anak Bumiputra (Pribumi) yang kurang bermartabat. Dari sinilah novel mengalir.

Novel ini sangat maju dan kritis untuk zamannya, dan dinilai oleh Teeuw sebagai salah satu novel pre-war terpenting di Indonesia selain Sitti Nurbaya dan Layar Terkembang.

 
(Randhy Nugroho, Goodreads Indonesia)  

============================================

Tidak pernah terbayang ketika membaca novel ini akan menghadirkan begitu banyak rasa haru dan pilu. Sang Penulis berhasil menghantarkan sebuah cerita yang begitu kompleks dengan sangat apik -rapih dan halus, interaksi serta konflik yang terjadi dipaparkan di setiap-setiap bab yang ada, berurutan dari datar klimaks sampai antiklimaks. Walaupun tidak ada kejutan-kejutan yang dhadirkan tetapi novel ini mampu menghadirkan rasa getir, pilu yang menghasilkan sebuah cerita yang mengharu biru.

Novel ini ditulis menggunakan bahasa Melayu (Minang) yang kental tetapi sama sekali tidak mengurangi esensi dari cerita novel ini, pesannya tetap tersampaikan, rasa yang ingin dihadirkan juga bisa dirasakan -mungkin tiap-tiap orang akan berbeda. Selain ditulis dengan bahasa Melayu yang kental, ada juga beberapa kata-kata berbahasa Belanda yang tidak diberikan catatan kali, tapi tidak menjadi masalah. Tema yang diangkat bukanlah suatu hal yang baru di jaman sekarang ini, tetapi dulu hal tersebut adalah sesuatu yang sangat tabu, sangat berat pertimbangannya untuk dijalani. Beruntunglah bagi yang bisa membaca novel ini, sungguh sebuah karya yang indah, tak akan lekang oleh Jaman.

Novel ini adalah sebuah karya sastra yang luar biasa untuk ukuran sebuah novel yang terbit tahun 1928, mengingat Bangsa Indonesia kala itu masih berada dibawah jajahan Belanda, sudah tentu karya-karya elit seperti ini akan sangat sulit ditemui. Tidak mengherankan jika kemudian karya sastra ini menjadi salah satu masterpiece dalam bidang kesusastraan Indonesia.

Beruntunglah saya buku ini tidak jadi saya jual, beruntunglah saya meneteskan air mata karena buku ini. Salamku untuk Hanafi, pemuda Minang yang serupa air kotor yang takkan bersih sebelum mengalir, salamku untuk Corrie dan Rapiah, istri Hanafi yang berbeda bagai langit dan bumi tapi sama berharga selayak intan dan permata, salamku untuk Ibu Hanafi, orang tua kampung totok yang baik hati dan budi pekertinya tak kurang-kurang dan salamku untuk Syafei, belum balighlah ia ketika buku ini tamat.

N.B. 5 bintang mungkin belum cukup untuk menggambarkan betapa saya sangat kagum pada novel ini, jika saja goodreads memiliki bintang lebih dari 5 maka akan saya berikan semua untuk novel ini.

(Agus Isnaen, Goodreads Indonesia)

 

=========================================

Belanja Sambil Berbagi : Dengan membeli buku di BursaBukuBerkualitas berarti telah BERBAGI #BuatMerekaTersenyum, karena 10% laba usaha kami, disisihkan untuk kegiatan sosial komunitas Pecinta Anak Yatim & Doeafa Indonesia Tercinta Jazaakumullah… :)

=============================================================

incoming search terms :

jual novel salah asuhan
jual buku abdoel moeis
harga novel salah asuhan
sinopsis novel salah asuhan
review novel salah asuhan
salah asuhan
buku abdoel moeis
toko buku online indonesia
toko buku di jakarta
cara pesan buku
jual buku kumpulan cerpen
jual buku bagus

header 728 x 90 3

Tags: , , , , , , , ,