Novel MUHAMMAD 3 Sang Pewaris Hujan Karya TASARO GK

Kategori: Bentang Pustaka » Novel Berkualitas » Sejarah Islam » Tentang Islami » Tentang Kehidupan | 617 Kali Dilihat
Novel MUHAMMAD 3 Sang Pewaris Hujan Karya TASARO GK Reviewed by bursabuku on . This Is Article About Novel MUHAMMAD 3 Sang Pewaris Hujan Karya TASARO GK

Jual Novel MUHAMMAD 3 SANG PEWARIS HUJAN Karya TASARO GK – Kamu udah punya novel KEREN ini belum? Kami jual novel MUHAMMAD 3 SANG PEWARIS HUJAN dari penerbit BENTANG PUSTAKA lho.. Berikut sinopsis novelnya : Saya datang kemari dalam sebuah misi yang sangat penting. Saya perlu mengetahui sebanyak-banyaknya peninggalan tertulis… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 124.000
Order via SMS

628986508779

Format SMS :Judul Buku#Alamat (Sertakan kecamatan dan kode pos)#Nama#No HP#Email
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU : #muhammad3
Stok Tersedia
0.5 Kg
27-04-2016
header 728 x 90 3
Detail Produk "Novel MUHAMMAD 3 Sang Pewaris Hujan Karya TASARO GK"

Jual Novel MUHAMMAD 3 SANG PEWARIS HUJAN Karya TASARO GK –

Kamu udah punya novel KEREN ini belum?

Kami jual novel MUHAMMAD 3 SANG PEWARIS HUJAN dari penerbit BENTANG PUSTAKA lho..

Berikut sinopsis novelnya :

Saya datang kemari dalam sebuah misi yang sangat penting. Saya perlu mengetahui sebanyak-banyaknya peninggalan tertulis Pendeta Bahira, perihal Nabi yang Dijanjikan. Tolong saya.

Pesan dari Elyas semakin membuat Kashva bingung akan keberadaan sahabatnya itu. Dia mencari Elyas dari Suriah hingga ke Yerusalem, hanya untuk mendapati kedua kota itu telah takluk oleh tentara Islam. Adalah ‘Umar bin Khattab yang telah menaklukkan keduanya tanpa pertumpahan darah. Sang Khalifah bahkan melarang perusakan terhadap rumah-rumah ibadah di tanah taklukannya.

Kemuliaan ‘Umar menggetarkan hati Kashva sehingga dia memutuskan untuk mengikuti sang Khalifah sampai ke Madinah. Namun, keselamatan Kashva justru terancam di kota itu. Keberaniannya menentang Hurmuzan—seorang bangsawan Persia pengkhianat yang masuk Islam hanya demi keselamatan dirinya sendiri—membuat Kashva diburu.

Sementara itu, Elyas ternyata masih hidup meski dalam keadaan terluka. Dia berada di Aleksandria, Mesir, tempat di mana perang akan segera meletus. Elyas menjadi saksi kemurkaan Kaisar Heraklius, serta kemustahilan di mana hanya ada empat ribu tentara Islam yang melawan dua puluh ribu tentara Bizantium. Di tengah suasana yang tengah memanas, akankah Elyas menemukan jawaban perihal Muhammad, sang Nabi yang Dijanjikan tersebut?

 

REVIEW NOVEL MUHAMMAD 3 SANG PEWARIS HUJAN

Sebelumnya saya sempat penasaran kenapa penulis menggunakan kata hujan dalam setiap judul bukunya, dan setelah saya “googling”. Menurut Tasaro, kata “hujan” mempresentasikan sebuah wahyu yang diberikan pada nabi. Kalau saya boleh menambahkan hujan itu identik dengan berkah atau rahmat yang turun dari langit. Dan itulah kenpa saya juga suka hujan ..#eh ga usah dibahas:)

Seri ke-3 ini bercerita pasca Nabi Muhammad Saw wafat yaitu masa kekhalifahan yang kedua Umar bin Khatab, tentang penaklukan negeri-negeri di Byzantium, seperti Suriah, Palestina dan Mesir. Dan perang yang paling lama dan menegangkan saat penaklukan Alexandria (Mesir). Kisah petualangan Kashva, Sang Pemindai Surga masih berlanjut. Di awali dengan kisah Kashva yang pergi ke Suriah,dimana saat itu Suriah baru saja ditaklukan oleh tentara islam. Pencariannya berlanjut ke Persia, tetapi sebelumnya mampir ke Palestina dan  Madinah. Di Madinah  Kashva tinggal dengan keluarga Pendeta Bar Nasha, yaitu Abdul Masih dan anaknya (namanya juga Abdul Masih). Kashva berharap bertemu dengan Salman Al Farisy, salah seorang sahabat Rasul, dimana menurut Pendeta Bar Nasha, Salman dapat membantu Kashva menemukan pencariannya.  Setelah beberapa bulan tinggal di Madinah, Kashva berniat melanjutkan perjalanan ke Persia, tetapi dalam perjalanan dia bertempur dengan Hurmuzan dan Abu Lu’lah, hingga terluka dan menyebabkan hilang ingatan. Pada saat di temukan oleh Tabib Boutros dan anaknya Maria, Kashva tidak dapat mengingat namanya, hanya Tasbih berbandul Salib dan ingatan sekilasnya tentang cincin dan surat yang didalamnya tertulis Elyas. Dan dia berada di Alexandria, Mesir

Sementara itu, Khalifah Umar Bin Khatab dengan ketegasannya, banyak melahirkan kebijakan yang menerabas jaman. Dia membentuk tata kelola sebuah negara yang maju, membentuk jejaring pemerintahan antar wilayah negara, majelis negara, jawatan pajak, pengadilan, pengaduan hukum, ketentaraan dan keamanan rakyat, pendidikan, keagamaan dan wakaf, perbendaharaan negara, pembangunan kota-kota, masjid, dan madrasah. Umar bin Khattab juga terkenal dengan rendah hati dan kedermawanannya, apabila sedang tidak bertugas menyelesaikan permasalahan umat, ia akan bergerilya malam hari, melihat dari dekat kehidupan masyarakatnya dan tidak segan-segan memberikan bantuan penduduk yang sedang kesulitan.

Dalam buku setebal 592 halaman ini,  membuktikan bahwa Tasaro GK, sesuai di akun twitternya The Juru Cerita, memang benar-benar, Sang Juru Cerita yang ulung. Kepiawainya dalam mengolah sejarah dan cerita membuat pembaca, tidak pernah bosan membaca cerita sejarah islam ini ditambah dengan bahasa yang indah, makin membuai pembacanya. Selalu penasaran akan kisahnya. Berbeda kalau kita membaca buku sejarah, pastinya sudah mengantuk dan memutuskan berhenti membaca. Penulis pandai membawa suasana hati pembaca untuk larut dalam ceritanya.

Disini saya sedikit kebingungan, untuk membedakan kisah yang fiktif dan sejarah, mungkin bagi yang sangat paham sejarah islam, akan mudah membedakannya. Mengingat saya awam sekali mengenai sejarah islam, maka bukan hal yang mudah untuk membedakan.  Penulis pandai mengaduk aduk dan meramu antara tokoh fiksi dan tokoh sejarah, seperti saat peperangan penaklukan Alexandria. Ada tokoh sejarah Amr bin Ash yang memimpin tentara islam beserta prajurit andalannya Muhamad. Prajurit yang namanya sama dengan Sang Nabi, ini benar-benar mewarisi ajaran-ajaran Sang Nabi yang dibawanya. Melalui dialog-dialog di tengah peperangan antara Muhamad dan Elyas, justru mengajarkan banyak hal kepada Elyas dan tentunya kita sebagai umat Sang Nabi.

“Kau tahu makna syahid, Elyas?” Elyas menggeleng.

“Kata itu melekat pada nama Allah: Asy Syahid: Yang Maha Menyaksikan dan Disaksikan. Dia menyaksikan dalam segala sesuatu.Tidak dibatasi ruang dan waktu. Allah hadir, tidak gaib dari segala sesuatu. Sekaligus menjadi saksi segala sesuatu. Seorang Muslim yang gugur dalam kepentingan agama Allah disebut syahid karena malaikat menghadiri kematiannya.”

“Mengapa kita harus berdoa? Bukankah Allah Mahatahu kebutuhan kita?”

“Agar manusia menjadi rendah hati. Tahu diri siapa hamba dan siapa Tuhannya. Ketika engkau melakukannya, engkau mengusir sikap sombong, malas, apalagi berharap kepada selain Allah.”

“Di dunia ini hanya ada engkau dan Allah?” “Kau boleh menyederhanakannya seperti itu. Tetapi, hubunganmu dengan Allah dijembatani oleh pergaulanmu dengan manusia. Jadi,tak berarti engkau harus menyendiri di puncak gunung dan tak melakukan apa pun selain shalat. Sebab, ibadah yang lebih dicintai Allah selalu yang bermanfaat bagi banyak orang.” (hal 351-352)

Terlalu banyak kalau saya ceritakan disini, bagaimana perlakuan islam setelah penaklukannya terhadap penduduk  asli negara tersebut. Tidak ada kekerasan, tidak ada pemaksaan, penduduk tetap dapat menjalankan ibadahnya tanpa di paksa masuk islam. Islam datang dengan menawarkan perdamaian.

Buku yang ketiga ini agak lama launchingnya di bandingkan buku pertama dan keduanya, hampir 5 tahun dari jarak buku sebelumnya, tentunya penulis melakukan riset yang lama dan mengumpulkan literature yang mendukung. Meskipun demikian, menurut saya akan lebih baik pada bagian penukilan ayat Al-Qur’an yang di sampaikan dalam dialog antar tokoh,  sebaiknya di cantumkan surat dan ayat ke berapa agar pembaca lebih familiar dengan Al-Qur’an. Mungkin bisa di buat dalam catatan kaki, hal itu juga berlaku untuk kata-kata yang masih terdengar asing seperti Koptik, Antiokhia.

Nah bagaimana, kalian penasaran ingin membacanya ? Buku setebal hampir 600 halaman ini menurutku tidak terlalu berat, apabila dibandingkan membaca sirah Nabawiah atau kisah kehidupan masa khlaifah. Justru dengan membaca buku ini akan menjadi terinspirasi untuk membaca kisah sahabat rasul lainnya.

( sumber : siti nuryanti, http://aggregator.blogbukuindonesia.com )

 

 

=========================================

Belanja Sambil Berbagi : Dengan membeli buku di BursaBukuBerkualitas berarti telah BERBAGI #BuatMerekaTersenyum, karena 10% laba usaha kami, disisihkan untuk kegiatan sosial komunitas Pecinta Anak Yatim & Doeafa Indonesia Tercinta

Jazaakumullah… :)

 

header 728 x 90 3

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,