Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye

Kategori: Gramedia » Stok Habis » Tentang Cinta » Tentang Kehidupan » Tentang Motivasi » Tere Liye | 1862 Kali Dilihat
Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye Reviewed by bursabuku on . This Is Article About Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye

Jual Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye – Kamu udah punya novel KEREN ini belum? Kami jual novel DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN lho.. Berikut sinopsis bukunya : Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa.… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 53.000
Order via SMS

628986508779

Format SMS :Judul Buku#Alamat (Sertakan kecamatan dan kode pos)#Nama#No HP#Email
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Habis
0.3 Kg
19-09-2014
header 728 x 90 3
Detail Produk "Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye"

Jual Novel Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Karya Tere Liye –

Kamu udah punya novel KEREN ini belum?

Kami jual novel DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN lho..

Berikut sinopsis bukunya :

Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik.


Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini.


Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami. Tak pantas. Maafkan aku, Ibu. Perasaan kagum, terpesona, atau entahlah itu muncul tak tertahankan bahkan sejak rambutku masih dikepang dua.


Sekarang, ketika aku tahu dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seorang adik yang tidak tahu diri, biarlah… Biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun… daun yang tidak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya.

REVIEW NOVEL DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN

“Pernahkah kamu merasakan jatuh cinta dengan orang yang lebih tua dari usiamu? pernahkah kamu jatuh cinta dengan orang yang menganggap dirimu hanyalah adik kecilnya yang manis? Yap, perasaan ini muncul pada diri seorang gadis cantik bernama Tania. sudah lama perasaan ini muncul, begitu membuncah dari lubuk hatinya yang terdalam. Mencintai Danar, laki-laki yang telah mengeluarkan ia dan adiknya dari dunia anak jalanan. Usia mereka terpaut jauh. Tania kecil mulai memendam perasaan cinta sejak rambutnya masih berkepang dua. Danar, seorang laki-laki yang sangat menyayangi anak kecil, itulah sebabnya ia dengan penuh kasih sayang membesarkan Tania dan adiknya, Dede, padahal tak ada hubungan darah diantara keduanya. pertemuan mereka pun trjadi secara tak sengaja, di jalanan pula. Tania tumbuh menjadi gadis yang pintar dan cantik. otaknya yang cerdas membuatnya menerima beasiswa untuk sekolah di Singapura. Namun, berlangsungnya waktu tak bisa membuat perasaannya terhadap Danar berubah. tetap seperti dulu saat pertama kali ia melihat Danar berkunjung ke rumah karsudnya, membawa sepatu dan menawarinya unruk kembali bersekolah. Tania sebetulnya tahu Danar akan menikah dengan kak Ratna, yang menurut Dede lebih cocok dipanggil tante Ratna. Apakah setelah pernikahan Danar dengan kak Ratna, perasaan Tania akan berubah? ternyata sebuah rahasia besar dibalik sikapDanar selama ini….

****
wuiiiih aku suka banget sama buku ini. Pokoknya yang belum baca ayo buruan baca :D recomended banget :DD”

(Destini, Goodreads Indonesia)

======================

“Baru awal-awal membacanya saja, perasaan saya sudah teracak-acak dibuatnya. Membuat saya mulai membayangkan hal buruk yang bisa saya alami, meski belum saya alami. Membuat saya membayangkan bagaimana rasanya jatuh cinta pada orang yang tak dapat saya gapai. Membuat saya berpikir apa rasanya saling jatuh cinta namun dipisahkan jurang tak berdasar. Dengan ritme yang cukup cepat, buku ini pun dapat saya habiskan dalam waktu yang relatif cepat. Kekurangan buku ini hanyalah, banyaknya hal yang sulit dimengerti dan tetap tidak terjawab. Tapi yaaahhh… Di dunia nyata toh memang banyak hal yang seperti itu. Ganjil. Tak dapat dijelaskan, dan akhirnya tidak pernah diketahui sebabnya. Itulah hal yang saya suka dari buku ini: realistis. Tidak penuh mimpi-mimpi sebagaimana kebanyakan novel anak muda sekarang. Menampar diri dengan kenyataan bahwa hidup tak selamanya indah dan kisah cinta tak selalu berakhir happily-ever-after. Nice! :D “

(Mira Roderica, Goodreads Indonesia)

======================

“Damn i love this author..

Satu lagi karya nya,dituturkan secara sederhana tapi selalu meninggalkan kesan mendalam setiap sampai di halaman terakhirnya. Sebuah cerita yang ringan tapi selalu membuat saya berfikir ulang dan mendalam (kalau tidak bisa disebut berat :p) tentang kehidupan dan bagaimana cara saya (mungkin kita) menjalaninya selama ini.

Kali ini pelajaran yang (saya) dapat mengenai komunikasi. Bahwa benar komunikasi merupakan elemen vital dalam kehidupan manusia, bahwa Tuhan memberikan manusia sebuah organ berharga yang ditujukan untuk hal ini, untuk berkomunikasi. Karena apa yang hanya ada di hati dan kepala kita tidak akan terlalu berguna jika tidak disampaikan kepada mereka yang seharusnya tahu. Bahwa banyak hal yang bisa (atau pun tidak) terjadi ketika elemen vital ini terabaikan.

My most favorite lines in this book ada di halaman 196-197 :

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin”. Dede dulu tak mengerti apa maksudnya. Kalimat itu bahkan terasa menyebalkan. Dede bahkan mengibaskan tangan orang yang mengatakannya. Ibu..Dede hanya berfikir bahwa Ibu pergi karena tak sayang lagi pada Dede,. ….

Dede ternyata keliru, Ibu pergi bukan karena tak sayang lagi pada Dede, Ibu pergi untuk mengajarkan sesuatu..
“Bahwa hidup harus menerima..penerimaan yang indah”
“Bahwa hidup harus mengerti..pengertian yang benar”
“Bahwa hidup harus memahami..pemahaman yang tulus”
Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian dan pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan.

“Ibu benar, tak ada yang perlu disesali. Tak ada yang perlu ditakuti. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawanya pergi entah kemana. Dan kami akan mengerti, kami akan memahami…dan kami akan menerima.”

(Cori Indriani, Goodreads Indonesia)

BUKU INI SUDAH BERGANTI COVER SILAHKAN KESINI >> https://www.bursabukuberkualitas.com/jual-novel-daun-yang-jatuh-tak-pernah-membenci-angin-karya-tere-liye-cover-baru/

=============================================================

Untuk stok buku yang HABIS. Silahkan hubungi kontak kami di SMS/WA : 08986508779. Nanti akan kami bantu untuk mencarinya di gudang supplier.

=========================================

Belanja Sambil Berbagi : Dengan membeli buku di BursaBukuBerkualitas berarti telah BERBAGI #BuatMerekaTersenyum, karena 10% laba usaha kami, disisihkan untuk kegiatan sosial komunitas Pecinta Anak Yatim & Doeafa Indonesia Tercinta

Jazaakumullah… :)

 

header 728 x 90 3

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,