Jual Buku BIOGRAFI KHADIJAH Karya Ibrahim Muhammad Hasan Al Jamal

Kategori: Biografi Tokoh » Dan Lain Lain » Pengetahuan Islam | 778 Kali Dilihat
Jual Buku BIOGRAFI KHADIJAH Karya Ibrahim Muhammad Hasan Al Jamal Reviewed by bursabuku on . This Is Article About Jual Buku BIOGRAFI KHADIJAH Karya Ibrahim Muhammad Hasan Al Jamal

Buku BIOGRAFI KHADIJAH Karya Ibrahim Muhammad Hasan Al Jamal – Kamu udah punya buku KEREN ini belum? Kami jual buku BIOGRAFI KHADIJAH dari penerbit AL ANDALUS lho.. Berikut sinopsis bukunya : “Dialah yang beriman kepadaku ketika orang-orang mengingkari. Dialah yang membenarkanku ketika orang-orang mendustakan. Dialah yang memberikan hartanya kepadaku ketika… Selengkapnya »

Rating: 1.0
Harga:Rp 60.000
Order via SMS

628986508779

Format SMS :Judul Buku#Alamat (Sertakan kecamatan dan kode pos)#Nama#No HP#Email
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU : #khadijah
Stok Tersedia
0.5 Kg
15-06-2016
header 728 x 90 3
Detail Produk "Jual Buku BIOGRAFI KHADIJAH Karya Ibrahim Muhammad Hasan Al Jamal"

Buku BIOGRAFI KHADIJAH Karya Ibrahim Muhammad Hasan Al Jamal –

Kamu udah punya buku KEREN ini belum?

Kami jual buku BIOGRAFI KHADIJAH dari penerbit AL ANDALUS lho..

Berikut sinopsis bukunya :

“Dialah yang beriman kepadaku ketika orang-orang mengingkari. Dialah yang membenarkanku ketika orang-orang mendustakan. Dialah yang memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang sibuk menahan. Dan kepadanya pula Allah menganugerahkan anak padaku dibandingkan istri-istri yang lain”

(Muhammad tentang Khadijah ; dalam hadis riwayat Ahmad)

 

Perjalanan panjang sejarah islam tidak lepas dari kontribusi kamu muslimah, sebab tidak sedikit kontribusi mereka yang telah terabadikan. Kitab-kitab sirah yang mengupas kehidupan generasi shalih terdahulu telah menjadi prasasti sejarah yang membuktikan sumbangsih kaum muslimah bagi kejayaan dien dan dakwah Islam di seluruh penjuru bumi. Termasuk kiprah istri-istri Rasulullah SAW dalam panggung sejarah yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Mereka adalah figur teladan ideal bagi muslimah yang telah nyata kontribusinya bagi Islam, telah nyata pula kemurnian aqidah dan kemuliaan akhlaknya.

Seiring perjalan sejarah, kaum wanita telah mengalami krisis kepribadian, akhlak, bahkan aqidah. Mereka seperti kehilangan figur teladan sebab semakin jauh meninggalkan teladan sejati yang telah terbukti kebaikan karakter, akhlak, dan aqidahnya. Diantara muslimah yang patut menjadi teladan ideal sebab ialah punggawa dalam sejarah Islam tersebut adalah Khadijah binti Khuwailid, istri sekaligus wanita yang pertama-tama beriman dan meneguhkan kerasulan Muhammad SAW.

Melihat betapa besar kontribusi Khadijah bagi Islam, baik sebagai perempuan maupun istri, serta besarnya pula tantangan yang dihadapi kaum muslimah saat ini, buku ini hadir untuk merepresentasikan kembali sosok wanita teladan sejati tersebut ke hadapan pembaca, sehingga sosok Khadijah seakan-akan hadir di tengah-tengah kita untuk menjadi teladan nyata bagi wanita. Semoga terbitnya tulisan tentang Khadijah ini menjadi oase di tengah kegersangan krisis keteladanan di kalangan muslimah.

Buku ini mengisahkan biografi dan perjalanan salah satu wanita paling mulia yaitu ibunda kaum mukminin Khadijah Bintu Khuwailid radhiyallahu ‘anha

Cuplikan Isi Buku

Garis Keturunan Khadijah Radhiyallahu Anhu

Khadijah dilahirkan dari keluarga Quraisy yang mulia dan sangat terhormat. Ayahnya adalah Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza, sedangkan Abdul Uzza adalah saudara Abdu manaf, salah seorang kakek nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam. Keduanya adalah anak Qushay bin Kilab. Dari sini, garis keturunan Khadijah bertemu Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam pada kakek ke empat yaitu Qushay bin Kilab.

Khuwailid adalah komandan perang yang memimpin manusia dalam perang Fijar. Di rumahnya , ia menjadi ayah dari tokoh-tokoh Quraisy, ayah Khadijah Ummul Mukminin, haalah ibu Abul ‘Ash menantu Rasulullah, Raqiqah ibu Umaimah binti bujad bin Umair bin bani Tamim bin Murrah dan Al-Awamil bin Hal, Hizam bin Khuwailid, dan Naufal bin Khuwailid, salah seorang singa Quraisy pada perang Al-Muthayyibin.

Sejarah tidak bisa melupakan peran Khuwailid dalam menghadang Tubba’ Al-Akhiru, raja Yaman. Ketika berangkat ke Mekkah untuk berhaji dan dengan pongahnya ingin mengambil hajar aswad. Dengan keberaniannya, Khuwailid menemui dan menghujat raja tersebut tentang akibat dari tindakannya, ia menjelaskan bahwa tindakannya sangat berisiko dan mengundang laknat dari langit, karena Tuhan yang menguasai Bait Al-‘Atiq tidak tinggal diam dan akan melaknatnya sampai binasa.

Khuwailid dan orang-orang bersamanya berdiri dihadapan raja. Akibatnya raja dipenuhi rasa takut dan cemas, kekhawatiran mulai merasuki dirinya dan berfikir panjang tentang akibat yang akan dia terima jika dia nekat melakukannya. Hingga, ketika malam menjelang dan hendak tidur, bayangan akan ancaman Khuwailid menghantui pikirannya, sampai pikiran tersebut terbawa dalam alam bawah sadarnya dan bermimpi buruk. Hla itu mencegah dirinya untuk nekat melakukan aksinya dan memperingatkannya akan laknat yang ia terima, maka tidak ada jalan lain kecuali ia harus melupakan keinginannya.

 

 

 

=============================================================

Untuk stok buku yang HABIS. Silahkan hubungi kontak kami di SMS/WA : 08986508779. Nanti akan kami bantu untuk mencarinya di gudang supplier.

=========================================

Belanja Sambil Berbagi : Dengan membeli buku di BursaBukuBerkualitas berarti telah BERBAGI #BuatMerekaTersenyum, karena 10% laba usaha kami, disisihkan untuk kegiatan sosial komunitas Pecinta Anak Yatim & Doeafa Indonesia Tercinta

Jazaakumullah… :)

 

header 728 x 90 3

Tags: , , , , , , ,